Lima belas menit kemudian seisi
dunia serasa membisu, hanya detak jarum jam yang terdengar. clek.clek.clek.
Momo terlentang ngantuk. Selagi merem
tangan Momo mulai gerak sendiri.. Momo
coba membiarkan,
karena takut mengagetkan dia.
Tangan Momo mulai merayap ke
pinggir ranjang, lalu merayap lagi ke lantai, dan di lantai dia menyenggol
sesuatu!, Momo coba mengingat...
‘ itu apa ya?’ sambil terus berfikir, dan berjaga-jaga.
tangan Momo mengangkat benda
tadi, ada suara seperti air.
‘ Creet..creet..cret’
Momo inget !!
oooo
‘ botol minum.’
Momo yakin sekarang kalau
tanggan Momo punya jiwa sendiri.
Momo bertanya, dan bingung, apa yang akan dilakukan
selanjutnya, dengan botol minum itu. apa dia tega siram Momo?
Momo tungu-tunggu
…
harap-harap cemas … … …H2C
mirip nungguin jawabanya dari cewe.. laaamaaa
seperti cewe-cewe menyuruh nunggu tiga hari, atau seminggu, saat kita tembak, mungkin dia mau sholat sambil guling guling, getokin kepala,..
‘ Trek.trek.trek’ tanggan Momo
memutar penutupnya..
Owh Momo harus siap menghindar
jika disiram.
mendadak mulut Momo terbuka sendiri, bibir Momo kedepan, dan
kepala Momo sedikit terangkat ke atas, ‘ Aaaahhhh! Takut ...
Teriak dalam jiwa.
Semua di luar kendali !
Ahkirnya Momo pasrah..
' Glek..glekk '
Itulah suara yang Momo denger.
Air pun mengalir kedalam mulut,
ke tenggorokan, dan ke perut. setelah perut ngga mampu menampung, perut
bergejolak, mengeluarkan kembali air yang sudah masuk, mulut mendadak jadi
danau, Momo kasih nama danau itu
Danau Tobat!
Jari Momo loncat ke danau,
loncat-loncat. sampai basah, lalu menorehkannya ke mata Momo. Ternyata jari
Momo berusaha membangunkan Momo, tapi gagal,
Momo terus tidur sampai matahari mendobrak, menembus, dan menghancurkan jendela kamar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentarnya kakak :p