Minggu, 18 Mei 2014

BeABe Pertama, 1.4 ‘sakiiitt maaah’

Teringat kala kecil

waktu bersama Nyokab, apa-apa kalau sakit selalu bilang 

"sakit"dibelakangnya ditambahkan "mama" 

‘sakiiitt maaah’ terus sambil ngeluarin air mata. 

momo belajar sepeda kudu waktu dua minggu mulai dari jatuh di semak semak, jatuh dipasir, dan jatuh di tanah, setelah berhasil menguasai keseimbangan ternyata naik sepeda ngga boleh lurus terus kedepan, jadi harus bisa seimbang sambil gerakin stang.

Kudu waktu dua minggu lagi untuk bisa gerakin stang sepeda sambil genjot, yah semua hasil usaha mama yang mau anaknya biar bisa belajar mengendarai sepeda.

Sewaktu pulang sekolah, masih duduk dibangku eSDe, Momo menggelar balapan liar sama teman-teman melewati jalan buah cibubur, karena waktu itu sedang ada pembangunan, maka jalan lintasnya banyak dipenuhi pasir pasir yang berceceran di atasnya, menyebapkan sepeda momo oleng, ditambah degan memencet rem.. momo jatuh tergelincir , lutut momo habis berdarah..

'Heh, ayo bantu anak itu...’
saat jatuh tengkurap momo melihat anal-anak eSeMA pergi berlari menolong momo yang masih tiduran di aspal, ‘ayo bangun dek’ ‘kamu gapapa kan dek?’saat berhasil membangunkan momo, momo sadar ternyata teman momo sudah menjadi kampret-kampret, pergi ninggalin momo sendirian jatuh di aspal.

‘gapapa bang, aku masih bisa pulang kok’ momo kembali naik ke sepeda dan pergi pulang, 

‘anak itu hebat yah, dia ga nangis’ , terdengar suara pujian yang tak senada dengan hati momo, momo terus genjot sepeda, 
Cuma satu tujuan momo, ketemu mama.

‘mamahhh’ sampai dirumah, momo lempar sepeda didepan gerbang, lari sambil menangis memeluk mama, 

mahh sakiiiiit... maaah sakiiit maaah..


Kalau sudah yang namanya sakit, pengen teriak mamah sakit, sambil duduk diatas kursi pegangin kelingking, momo tersadar kalau ini teguran dari nenek kah?’

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

komentarnya kakak :p

Mengenai Frisky removy