Setelah sukses nganggur setahun
lebih sebulan, dengan rawut wajah yang dimiliki manusia stress, Momo mencoba
keberuntungan momo untuk ngelamar dipabrik susu itu, bukan lewat jasa lowongan
jobsttriiiit, Momo titip sama satpam kantor, dan alham dulilah momo di panggil
interview, sampai Momo di ajukan ke tingkat psikotes.
Psikotes itu adalah cara untuk
melihat ke jiwaan momo, apa momo masih normal, atau gila, atau kah gila kronis.
Awal tes ternyata yang momo takutin
selama ini benar, peserta ujian adalah semuanya manusia yang berpengalaman.
Ngga yakin? Momo coba tanya
‘ mas Awalnya kerja dimana?’
‘ Di PT samsung, kalau elo?’
‘ Momo masih fresh graduet kok
(tapi dari tahun lalu)’
Momo berfikir Apa bisa Momo ke
terima?, kalo pesaing Momo berpengalaman semua!. Momo jalani semua tes ini
dengan belajar dahulu pada malam hari, sampai sampai karena kurang tidur momo harus sakit. Jadi momo ikuti psikotest
dengan keadaan flu berat.. hatttcuuuhhh!!!
Yah Momo gampang flu kalo tidur
kemalaman. (ngga pengting yah?) setelah tes psikotes, Momo diajukan sampe tes
tingkat kesehatan, dan tes interview HRD. Satu minggu berakhir. Momo sedang
mengendari motor, tiba tiba ada getaran di celana Momo, dreeett.. Momo pegang
pantat ternyata masih kering, Momo pikir cepirit, lalu Momo pegang saku celana,
oh hape Momo yang begetar, Momo berhenti di tepi, lepas helem, Momo angkat,
‘ hallo !
‘ maaf Ini Momo yah
‘ iya bu..
‘ ibu mau nanya, Kamu bener yakin
mau kerja disini
(Oh ternyata ini dari pabrik)
‘ Iya yakin. Sambil garuk kepala..
‘ janji yah, setelah kerja disini, jangan cepet cepet resign
Momo nggaa mikir lagi kenapa
ibu ini nanya kaya begitu. karena ngga peduli, dan sebagai pengangguran yang
masih suci yang belum terjamah kontrak
kerja oleh perusahaan kecil, menengah, dan besar, sekaligus belum mengetahui
kebenaran kondisi kerja dikantor itu seperti apa, ya Momo meng iya kan
perjanjian itu.
‘ iyah lah bu.. masa saya cepet cepet resign.
Lalu hari hari pun berlalu,
sampe ahkirnya Momo di kirimkan kontrak kerja oleh oleh HRD pabrik itu. Karena
dapet surat seperti itu, senengnya luar biasa, tak terkatan, bisa dikata
makanan basi pun nikmat, duduk dikursi pun jadi tak di usik, makan tiga sampai
empat kali pun tidak di hitung, sampai kalo beli sayur pun terasa ganteng.
Seperti biasa ibu ibu rempong,
' heh kerja dimana lo?' dengan sedikit membusungkan dada, di pabrik itu dong,
baru ajah teken kontrak,' ehm.. Momo pulang mirip pejabat. Wah hebat tuh anak.
Lalu ada pertanyaan lain yang mengganggu, udah punya pacar belom, Momo langsung
buru buru pulang tidak menjawab.
-__-
yess “ Momo Keterima Dipabrik
Ini.” Aneh juga kalo harus dipikir pikir, sepertinya syarat untuk masuk ke
pabrik susu itu HARUS STRESS. Stress yang di miliki momo itu sangat gemilang.
sampai sampai dipuji ama Manager
Momo, nilai kamu paling tinggi
diantara pesaing pesaing kamu, jadi Bapak berharap sama kamu, jangan diawal
ajah kamu bagus, terus kesininya jadi melempem”. Nggak naik nggak turun Ucap
Bapak Manager. ( MAAF emangnya Momo mirip Biskuit Roma Kelapa ya pak!!!)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentarnya kakak :p