Waktu pun terus berjalan secara perlahan dan pasti, setelah sadar terlalu merenungi kehidupan dulu
mata momo mulai berair.
Kini saat nya kembali ke topik utama,
PENULIS,
penulis dan penulis...
Momo harus bercerita lebih luas lagi. Harus menerangkan
kapan ini dimulai..
Momo mencoba menenagkan batin di teras rumah sambil menengok ke atas, dan membayangkan kalau disitu ada kucing terbang.
teringat saat itu swaktu ngaterin pacar pulang kerumah, dia ngomong kek gini ke
Momo,
‘sayang nanti bulan enam nanti, aku ikut kegiatan orang orang peduli kesehatan
di jawa.’
mendengar hal itu Momo meremas tanganya dengan tangan kiri, dan tangan kanan
lagi meremas setir mobil, Coba jawab dengan pasrah
‘jangan dong, pacaran jarak jauh
kan ngga enak,’ kemudian momo melihat ke arah luar jendela, seperti ada kucing
terbang..
‘yah kan kita bisa esemesan.’
Itu menurut dia tapi Menurut Momo Esemesan tidak mungkin bisa diandalkan untuk
menjaga hubungan.
yah meskipun aplikasi alternatif yang lebih canggih banyak
bertebaran di gugel store, tapi intinya dari intinya momo ga pernah suka
pacaran lewat hape.
‘yah ngga bisa dong sayang’ aku kan perlunya kamu, bukan
esemes kamu’
‘ tapi aku udah komitmen
setelah lulus aku mau ikut kegiatan itu dulu.’
Pikiran momo pun melayang jika
memang harus berpisah dari dia, pasti banyak godaan ke momo,
kucing mana
yang ga mau makan ikan, kecuali kucing itu udah mati.
Momo lihat ke luar
jendela sekarang kucing terbangnya sudah menghilang.
dia nambahin lagi ‘ sebentar kok, Cuma satu
tahun’..
Rasanya kucing terbang tadi sudah jatuh ke tanah, di giles grobak sampah.. dalam hati
pasti cepat atau lambat kita putus, mata pun mulai berkaca-kaca...
O_O
Sekarang momo hanya terdiam di
depan teras rumah sambil terus liadtin pohon rambutan. Terdengar suara,
tok..!
tok..! tok..! tok..! tok..! tok..! ( ternyata tetangga lagi mantek paku di
pintu),
‘woi Momo.. belum tidur? momo nengok, dalam keadaan gelap bertanya
tanya
'itu siapa yah?, ‘ ini mau tidur kok’.
Ahkirnya malam itu juga momo
putusin untuk nyanyi nyanyi sejenak, untuk menghilangkan gelisah, antara cita dan
cinta, momo masuk kedalam rumah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
komentarnya kakak :p